SURABAYA —|| Di balik pintu Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Genteng, bukan sekadar meja layanan dan tumpukan berkas yang menyambut warga. Melainkan senyum tulus, sapaan ramah, dan sikap humanis yang menyapa sejak langkah pertama melangkah masuk. Selasa
( 6-10-2026)
Suasana yang hangat, tenang, dan bersahabat terasa begitu nyata. Setiap warga yang datang seolah bukan sekadar "melayani urusan", melainkan dihargai sebagai bagian dari keluarga besar yang sama.
Pelaksanaannya pun memadukan kecepatan, keterbukaan, dan keahlian. Mulai dari laporan kehilangan, pengaduan, hingga pengurusan surat keterangan, semua berjalan rapi sesuai aturan, namun tidak kaku. Penjelasan disampaikan dengan bahasa sederhana, sehingga setiap orang paham, merasa dilibatkan, dan tidak merasa asing di tempatnya.
"AIPDA UTOMO. "Menegaskan bahwa pelayanan yang menyentuh hati adalah prioritas utama.
"SPKT adalah wajah kepolisian di hadapan masyarakat. Di sinilah kepercayaan pertama kali dibentuk. "Ia menambahkan,
"Pelayanan yang cepat, transparan, dan humanis adalah janji kami. Kami ingin setiap warga yang datang merasa dihargai, didengar, dan dilayani dengan sepenuh hati."Ungkapnya.
Bagi petugas, senyum, sapa, dan salam bukan sekadar kebiasaan, melainkan jembatan kepercayaan. Profesionalitas berjalan beriringan dengan empati, agar kepolisian tidak hanya menjadi pelindung, tetapi juga sahabat yang dekat di hati.
Peningkatan kualitas pelayanan terus dilakukan, dengan evaluasi dan pengawasan yang ketat dari dalam.
"Kepercayaan warga adalah harta paling berharga bagi kami. Karena itu, kami tak akan berhenti berbenah, agar Polsek Genteng semakin dipercaya, dicintai, dan menjadi tempat yang meneduhkan bagi semua," pungkasnya."AIPDA UTOMO.
(Samjaya)
dibaca
Posting Komentar