Sampang, Dtik informasi news.com, — Suasana penuh kekhusyukan dan keberkahan yang mendalam menyelimuti Kampoeng Depah, Dusun Bates, Desa Daleman, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang. Ratusan jamaah dari berbagai penjuru wilayah hadir memadati kediaman Saudara Ta’i untuk mengikuti rangkaian kegiatan keagamaan akbar yang digelar penuh kekhidmatan.
Kegiatan ini merupakan agenda rutin bulanan Jam’iyyah Muti’in Mukhlisin yang bernaung di bawah asuhan Pondok Pesantren Gedangan. Pada kesempatan istimewa ini, majelis rutin dirangkai sekaligus dengan dua momen penuh makna: peringatan kelahiran Baginda Nabi Besar Muhammad SAW serta Haul guna mendoakan para sesepuh dan pendiri Pondok Pesantren Gedangan.
Tiga Rangkaian Penuh Berkah dalam Satu Majelis
Kehadiran ratusan jamaah yang duduk tertib dan khusyuk menjadi bukti nyata tingginya antusiasme masyarakat dalam mencari keberkahan ilmu sekaligus mempererat tali persaudaraan sesama umat. Acara ini memadukan tiga pilar spiritual yang sangat lekat dengan kearifan masyarakat Nahdliyin di tanah Madura:
- Rutinan Jam’iyyah Muti’in Mukhlisin: Wadah pembinaan iman dan sarana istiqomah dalam berdzikir serta menimba ilmu agama secara berkelanjutan.
- Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW: Diisi pembacaan sejarah kenabian dan lantunan sholawat yang menggema luas, sebagai wujud cinta dan kerinduan umat kepada Rasulullah ï·º.
- Haul Sesepuh Ponpes Gedangan: Mengantarkan doa terbaik dan tahlil, sekaligus mengenang jasa serta meneladani perjuangan para ulama terdahulu yang telah menebarkan syiar Islam di wilayah Kedungdung dan sekitarnya.
Memperkokoh Ukhuwah di Tingkat Akar Rumput
Tuan rumah kegiatan, Saudara Ta’i, menyambut hangat dan penuh rasa syukur kehadiran seluruh jamaah yang rela meluangkan waktu untuk berkumpul mencari kebaikan. Acara yang digelar di Dusun Bates ini bukan sekadar ajang penguatan iman semata, melainkan juga sarana ampuh mempererat kerukunan dan kedamaian antarwarga Desa Daleman.
Lewat kegiatan rutin seperti ini, diharapkan nilai-nilai ajaran Islam yang penuh kasih sayang serta warisan luhur para sesepuh pondok pesantren dapat terus terjaga dan diteruskan dengan baik oleh generasi muda, sehingga masyarakat senantiasa hidup dalam kedamaian, kebersamaan, dan penuh keberkahan.
Susunan Acara yang Berjalan Tertib dan Khidmat
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan tertib, diawali dengan:
- Pembacaan Surat Al-Fatihah dipimpin langsung oleh KH. Ma’ali Zain
- Pembacaan Surat Yasin dipimpin oleh Ustaz Kurdi
- Pembacaan Tahlil dipimpin oleh H. Hifni Sulaiman
- Pembacaan Syaroful Anam dibawakan oleh tim Hadroh Pondok Pesantren Gedangan
Dalam sesi kajian agama, KH. Abd. Wahhab Zain mengupas tuntas makna kitab Sullamut Taufiq, menjelaskan hakikat istilah mukallaf: bahwa pada dasarnya seluruh manusia diwajibkan memikul amanah kewajiban agama, selanjutnya wajib mengucapkan syahadat untuk masuk Islam, dan setelah beriman wajib menjalankan ajaran Islam secara utuh sepanjang hayat demi keselamatan dunia dan akhirat.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Fihubbi yang dipimpin KH. Maksum Zain, dan ditutup secara resmi dengan doa penutup yang dipimpin langsung oleh KH. Ma’ali Zain.
Penulis : H. Saladin
Editor : OYO
dibaca
Posting Komentar