SURABAYA - Di Serambi Ampel, Jalan Pegirian Nomor 258, kehangatan hati menyatukan langkah. Komunitas "Saudara Tanpa Batas
Dibawah di bawah pimpinan Ketua Samsul Hadi bersama seluruh alumni FK Mabes menggelar kegiatan santunan bagi 30 anak yatim, momen yang merajut kembali kasih sayang sekaligus menghidupkan semangat wadah persaudaraan yang sempat terhenti. Kebersamaan adalah taman yang tak pernah layu; di sanalah benih kasih tumbuh subur, dan tak ada jarak yang mampu memisahkan hati yang saling mengingat.
Suasana haru dan gembira menyelimuti setiap sudut tempat berkumpul. Kehadiran tokoh masyarakat H. Mahfud, penanggung jawab H. Wiji, para ketua Taufik Al Ghozali dan Fausi Ghozali, serta alumni yang datang dari berbagai penjuru kota menjadi bukti nyata bahwa persaudaraan tak pernah putus meski waktu berlalu. Bantuan berupa paket sembako dan dana tunai diterima dengan wajah berseri-seri, menjadi bukti kecil bahwa kepedulian mampu menyinari hari yang sederhana. Tali persaudaraan bukan diukur dari seberapa sering bertemu, melainkan dari seberapa teguh ia tetap terjaga meski badai waktu menerpa.
"Kami mewujudkan kebersamaan ini dalam aksi nyata, agar FK Mabes bukan sekadar nama, melainkan wadah yang melestarikan budaya leluhur dan membawa manfaat nyata bagi sesama, terutama anak-anak yang membutuhkan," ujar Samsul Hadi dengan tulus. Ia pun menyampaikan rasa syukur mendalam atas kehadiran semua pihak yang menguatkan langkah kebaikan ini. Satu hati adalah kekuatan yang tak tertandingi; saat kita berjalan bersama, beban menjadi ringan dan harapan menjadi nyata.
Kegiatan yang penuh makna ini ditutup dengan doa bersama dan sesi foto kenangan. Semoga tali persaudaraan yang telah terjalin senantiasa abadi, wadah ini terus tumbuh membawa kebaikan, dan setiap langkah kebaikan senantiasa diberkahi serta dimudahkan oleh Yang Maha Kuasa. Karena persaudaraan sejati adalah cahaya yang tak akan pernah padam, menerangi jalan kita dan jalan sesama hingga akhir masa.
(Haikal)
dibaca
Posting Komentar