Menjadi Awak Media Berarti Menjadi Penjaga Cahaya di Tengah Gelapnya informasi


Surabaya-|| Pers adalah cermin bangsa. Di tangan awak media, fakta dijaga agar tidak bengkok oleh kepentingan. Karena "Kebenaran mungkin lambat, tapi ia tidak pernah tersesat."Tugas kita adalah menemukannya, menuliskannya, dan menyampaikannya dengan jujur.


Disiplin adalah nafas kerja jurnalistik. Verifikasi sebelum menyebar, berimbang sebelum menilai, dan independen sebelum memihak. Tanpa disiplin, berita hanya jadi desas-desus yang berlari lebih cepat dari fakta.


Undang-Undang Pers menjamin kemerdekaan pers, sekaligus mengikat kita pada tanggung jawab, kode etik, dan penghormatan terhadap kebenaran serta hak publik untuk tahu. Kemerdekaan tanpa etika adalah kebebasan yang liar.


Menjadi awak media berarti menjadi penjaga cahaya di tengah gelapnya informasi. _"Tinta yang bijak akan lebih kuat dari pedang yang gegabah."Dengan integritas dan disiplin, kita tidak hanya memberitakan peristiwa, kita menjaga martabat demokrasi.

(Samjaya)


Baca Juga

dibaca

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama